Oleh: Jonli SUmarsi Tlonaen, S.Pd, Gr
“Tangan-tangan kecil yang menempelkan biji demi biji sedang belajar tentang seni, ketelitian, dan nilai kerja keras untuk menghasilkan karya yang bermakna.”
Pada kegiatan pembelajaran Seni Budaya di kelas II SD GMIT Oehani, siswa mengikuti kegiatan kreatif dan menyenangkan berupa pembuatan kolase menggunakan bahan alam yang ada di sekitar mereka. Sebelum kegiatan dilaksanakan, siswa telah diminta untuk membawa berbagai jenis biji-bijian dari rumah, seperti biji jagung, padi, dan biji asam. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus melatih keterampilan berkarya seni dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Pembelajaran diawali dengan apersepsi mengenai berbagai jenis biji-bijian dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Guru kemudian menjelaskan bahwa selain digunakan sebagai bahan makanan, biji-bijian juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat karya seni yang menarik. Siswa terlihat antusias ketika guru memperlihatkan contoh kolase yang terbuat dari biji-bijian. Mereka memperhatikan dengan saksama langkah-langkah yang harus dilakukan, mulai dari menuliskan nama pada kardus, mengoleskan lem pada pola huruf, hingga menempelkan biji-bijian sesuai bentuk yang telah dibuat.
Setelah menerima penjelasan, siswa mulai mengerjakan tugas mereka masing-masing. Dengan penuh semangat, mereka menuliskan nama pada potongan kardus yang telah disediakan. Selanjutnya, mereka memilih biji-bijian yang akan digunakan untuk menghias setiap huruf. Ada siswa yang menggunakan satu jenis biji untuk seluruh namanya, ada pula yang memadukan beberapa jenis biji agar hasil karyanya lebih berwarna dan menarik. Proses menempelkan biji-bijian membutuhkan ketelitian dan kesabaran karena siswa harus memastikan setiap biji menempel dengan baik dan mengikuti bentuk huruf yang telah dibuat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas terlihat hidup dan menyenangkan. Siswa saling menunjukkan hasil pekerjaan mereka, berdiskusi mengenai pilihan biji-bijian yang digunakan, dan membantu teman yang mengalami kesulitan. Guru berkeliling memberikan bimbingan, motivasi, dan apresiasi kepada setiap siswa agar tetap bersemangat dalam menyelesaikan karyanya. Walaupun ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan saat menempelkan biji-bijian karena ukurannya yang kecil, mereka tetap berusaha dengan tekun hingga pekerjaan selesai.
Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas siswa dalam menghasilkan karya seni, tetapi juga mengembangkan keterampilan motorik halus melalui aktivitas memegang, mengambil, dan menempelkan biji-bijian satu per satu. Selain itu, siswa belajar untuk berkonsentrasi, bekerja secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Melalui proses berkarya, siswa juga belajar bahwa setiap karya memiliki keunikan tersendiri dan tidak harus sama dengan karya teman lainnya.
Hasil kolase yang telah selesai menunjukkan beragam bentuk kreativitas siswa. Nama-nama yang tersusun dari biji jagung, padi, dan biji asam tampak menarik dan unik. Masing-masing karya mencerminkan imajinasi, usaha, dan ketekunan siswa dalam menyelesaikan tugas. Rasa bangga terlihat dari wajah mereka ketika menunjukkan hasil karya kepada guru dan teman-temannya. Pengalaman ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan diri serta meningkatkan rasa percaya diri terhadap kemampuan yang mereka miliki.
Refleksi dan Makna Kegiatan
Kegiatan membuat kolase dari biji-bijian memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa. Mereka belajar bahwa bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi karya seni yang indah dan bernilai. Melalui kegiatan ini, siswa memahami pentingnya memanfaatkan sumber daya yang ada secara kreatif serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai ketekunan, kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab. Siswa belajar bahwa untuk menghasilkan karya yang baik diperlukan usaha dan kesungguhan. Mereka juga belajar menghargai proses, karena setiap tahap yang dilakukan berkontribusi terhadap hasil akhir yang memuaskan.
Dari kegiatan ini terlihat bahwa pembelajaran Seni Budaya bukan hanya tentang menghasilkan sebuah karya, tetapi juga tentang membentuk karakter siswa. Kreativitas yang diasah sejak dini akan membantu mereka menjadi pribadi yang inovatif, percaya diri, dan mampu melihat potensi dari hal-hal sederhana di sekitar mereka. Oleh karena itu, kegiatan membuat kolase dengan biji-bijian menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna dalam mendukung perkembangan keterampilan, kreativitas, dan karakter siswa kelas II SD GMIT Oehani.

